Sabtu (17/11/2018), asosiasi prodi sejarah Perkumpulan Prodi Sejarah se-Indonesia (PPSI) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) di Gedung Serbaguna (GSG) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (UNDIP). Pada acara yang digelar secara rutin sekali dalam dua tahun ini, Departemen Sejarah FIB UNDIP mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah.
Didahului sambutan Ketua PPSI periode 2016-2018, sekaligus Ketua Departemen Sejarah, FIB UNDIP, Dr. Dhanang Respati Puguh, M. Hum., Munas dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. Muhammad Zainuri, DEA.

Kegiatan yang sudah direncanakan sejak Maret 2018 ini dihadiri oleh pengurus bersama pimpinan dan utusan program studi/jurusan/departemen Ilmu Sejarah/Pendidikan Sejarah/Sejarah Peradaban (Kebudayaan) Islam dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Beberapa hal yang dibahas pada Munas III PPSI antara lain mengenai keorganisasian, yang meliputi: gelar, otonomi prodi, harmonisasi kurikulum; peningkatan solidaritas; jurnal; SOP tukar menukar dosen dan mahasiswa; lembaga akreditasi mandiri; dan perubahan AD ART.
Selain itu, Munas yang dilanjutkan dengan kegiatan Seminar Nasional (Semnas) ini juga menjadi momentum pergantian sekaligus peresmian anggota baru.
“Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademis dan Kemahasiswaan Universitas Diponegoro dan telah menghasilkan keputusan-keputusan untuk kemajuan organisasi. Semoga dapat memberikan manfaat bagi perkembangan program studi-program studi sejarah di Indonesia. Aamiin”, Terang Dr. Dhanang Respati Puguh di akhir acara.